06 12 / 2012

Harga tiketnya empat juta. Wak! Mending buat jalan kemana gitu ya. Tapi tenang aja, dibayarin kantor kok. :D . Minggu, 25 Desember kemarin saya bersama ibu atasan saya, dan atasan saya lagi (which is artinya dua bos besar) tiba di Bandara Sam Ratulangi, Manado - Sulut.  Lumayan 6 hari hidup disana. 

Yak, saya jadi jongos. Bawain tas, souvenir buat orang setempat, dan sejuta senyuman. kapan lagi ya kan jalan-jalan sambil kerja, dibayarin lagi.

so the time is ticking. Disana saya bermain sambil belajar, be-o-be-o-bobo. Disana saya bekerja dan bekerja. Jam kerjanya sama seperti di Jakarta, 12 jam. 

dan it’s worth it all. hari kedua saya sempat ke Bunaken. sewa kapal besar hanya untuk berempat saja, harganya 1,2 juta. lagi-lagi saya gak keluar duit. semua dibayarin sama mantan bahawannya atasan saya. mulai dari makanan, minuman, handuk, sabun, shampo, makan siang. semua dibayarin. cerita baiknya adalah, atasan saya gak ikut nyemplung ke Bunaken, karena sedang sakit. jadi selain makan  gratis, kapal luas, bisa nyemplung, gak ada yang bawel. syubidub-bidup papap. mana jooo ngana pe janji, mana joo ngana pe sumpah, beta pulang, ngana so laeeng.. *ceritanya nyanyi*

Manado adalah kota yang resik. Konon orang Manado berasal dari Pulau Manazua (Manado Tua), pulau yang terlihat dari kota Manado. Gak pake simbol macam di kota-kota pulau jawa yang Klaten Bersinar atau Sleman Berseri, kehidupan orang manado memang bersih. Disana ikan benar-benar segar, air laut di pinggir kota pun sangat bersih. Daging ikannya segar dan manis.

Bumbu utama makanan mereka cabai dan tomat, ada istilah Dabu-Dabu dan Rica-Rica, dua-duanya sama, maksudnya Sambel. Gw rasa mereka memang punya cita rasa tinggi, ada Es Krim Nougat cuma 4.500 rasanya enaaakk abis.

Damn food heaven Manado! Pisang Dabu-Dabu adalah pisang kipas goreng dikasih sambal. Ada tempat namanya Malayang, kalau kita semacam puncak. tapi ini viewnya langsung ke laut lepas. Disana banyak dijual pisang goreng Dabu-Dabu.

Tapi hitung punya hitung, disana serba mahal, minimal keluar duid 150k buat makan berdua. Durian yang biasa 25k di Jakarta disana bisa 40k, manis sekali seperti senyum kamu.

Orang Manado adalah orang yang agamis, biasanya hari minggu mereka ibadah dulu, baru buka rumah makan. Sehabis ibadah dari gereja, mereka makan siang bersama.  

Istilah-Istilah Disono

Cap Tikus adalah minuman tradisional yang dibuat dari sari nira, semacam tuak. Orang Minahasa kebanyakan buka usaha minuman keras. Kriminalitas salah satunya disebabkan oleh minum-minuman keras. Tingkat alkoholnya tinggi lebih dari 70 persen.

Berenti Jo Bagate yang artinya Berhenti Minum-Minum, slogan yang dikampanyekan pemerintah setempat untuk mengurangi tingkat kriminalitas akibat mabuk.

Torang Samua Bersodara. Slogan yang artinya semua orang adalah bersaudara meskipun beda agama, beda suku, ras, dan budaya. Kristiani dan Muslim hidup berdampingan disana, sesuatu yang patut dicontoh oleh ormas yang suka anarkis tuh.

Kawanua. artinya orang kita, semacam wong kito.

Tinutuan. Bubur manado. Isinya labu, mie, dan berbagai macam sayuran. Tinutuan yang terkenal ada di Wakeke.

tips perjalanan : kalau mau dines luar  bareng bos supaya tetep enjoy jalan-jalannya dan enak, bikin si bos sakit. jadi mereka yang nungguin kita. ya gapapa sekali-kali sih.

  1. jalanmelulu posted this